Aktivitas manusia yang lupa waktu
kerap kali membuatnya lupa terhadap bacaan yang paling agung di muka
bumi, Alquran. Sebagai umat Islam, bertanyalah kepada diri sendiri,
seberapa lama Anda sibuk atau seberapa sering memainkan gadget dibanding
membaca kitabullah? Padahal Alquran merupakan kalamullah (firman Allah
SWT) dan membacanya adalah amalan yang paling utama dilakukan oleh
lisan. Allah Ta’ala berfirman :
“Ini adalah sebuah Kitab yang Kami
(Allah) turunkan kepadamu Muhammad penuh dengan berkah agar mereka
memperhatikan ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang mempunyai pikiran
dapat mengambil peringatan .” (Shaad ayat 29).
Rasulullah SAW bersabda :
“Aku
tinggalkan kepada kamu sekalian dua perkara, jika kalian berpegang
teguh kepada keduanya niscaya kalian tidak akan sesat selama-lamanya,
yaitu Alquran dan sunnah Rasul.” (HR Tirmidzi)
“Bacalah oleh kalian Alquran.
Karena ia (Alquran) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi
syafa’at bagi orang-orang yang “rajin” membacanya.” (HR Muslim)
Ulama LDII menganjurkan untuk membaca
Alquran meskipun hanya tiga ayat. Ijma’ ini didasarkan pada surat
terpendek dalam Alquran yang berisi 3 ayat seperti Surat Alkautsar.
Selain itu satu huruf Alquran mengandung satu kebaikan. Sebagaimana
sabda Rasulullah SAW:
Barangsiapa
membaca satu huruf dari Kitabullah (Alquran), maka baginya satu pahala
kebaikan dan satu pahala kebaikan akan dilipat gandakan menjadi sepuluh
kali, aku tidak mengatakan ALIF LAM MIM itu satu huruf, akan tetapi ALIF
satu huruf, LAM satu huruf & MIM satu huruf. (HR Tirmidzi)
Rasulullah SAW bersabda :
Pada
hari kiamat, Alquran akan datang kemudian berkata; “Ya Allah berilah
dia pakaian”, maka dipakaikanlah kepadanya mahkota kemuliaan. Kemudian
Alquran berkata lagi; “Ya Allah, tambahkanlah kepadanya”, maka
dipakaikan kepadanya pakaian kemuliaan. Kemudian berkata lagi; “Ya
Allah, ridhoilah dia”, akhirnya dia pun diridhoi. Kemudian dikatakan
kepada ahli Alquran ; “Bacalah dan naiklah, niscaya akan ditambahkan
kepadamu satu pahala kebaikan pada setiap ayat”.
(HR Tirmidzi)
Setelah mengetahui keberkahan membaca Alquran, mulailah membuat daftar pertanyaan kepada diri sendiri, antara lain:
“Hari ini sudah membaca Alqurankah diriku ?”
“Hari ini sudah berapa ayat aku baca Alquran ?”
“Sudah baik dan benarkah diriku dalam membaca Alquran ?”
Bagi yang belum mahir atau lancar
dalam membaca ayat-ayat suci Alquran tidak usah berkecil hati. Allah pun
juga memberi ganjaran kepadanya. Sebagaimana sabda Rasulullah :
“Yang membaca Alquran dan dia
mahir membacanya, dia bersama para malaikat yang mulia. Sedangkan yang
membaca Alquran namun dia tidak lancar dalam membacanya dan mengalami
kesulitan, maka baginya dua pahala. (HR Bukhori)
Dengan tekun membaca Alquran dan rajin
meminta koreksi kepada yang lebih baik membacanya, insya Allah
bacaannya lama-kelamaan akan lancar, benar makhroj dan tajwid-nya,
tartil, dan tepat panjang pendeknya.
“Gambaran orang iman yang membaca
Alquran adalah bagaikan buah utrujah, aromanya wangi dan rasanya enak.
Dan gambaran orang iman yang tidak membaca Alquran adalah bagaikan buah
kurma, tidak ada aromanya tetapi rasanya manis. Sedangkan gambaran orang
munafiq yang membaca Alquran adalah bagaikan roihanah, aromanya wangi
namun rasanya pahit. Dan gambaran orang munafiq yang tidak membaca
Alquran adalah bagaikan buah hanzholah, ia tidak memiliki aroma dan juga
rasanya pahit”. (HR Bukhori)
Ayo memulai dari diri sendiri dahulu
untuk menjadi lebih baik dengan gemar dan hobi membaca Alquran tak perlu
banyak minimal tiga ayat asal rutin setiap hari, lebih banyak lebih
baik. Sabda Rasulullah :
“Sesungguhnya amalan yang dicintai oleh Allah adalah yang terus menerus (continue) walaupun sedikit.” (HR Bukhari)
Membaca Alquran adalah interaksi umat
Islam kepada Allah. Orang yang meluangkan waktu sejenak untuk membaca
Alquran dengan niat semata-mata untuk beribadah kepada-Nya pastilah
tidak akan rugi dan menyesal, bahkan Allah akan memberinya ganjaran yang
indah pada Hari Kiamat. (Ust. Temy Abdillah)
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 08 Mei 2015
Mari Membaca Alquran
Minggu, 09 November 2014
Miskin Yang Sebenarnya
Orang yang berpakaian lusuh, kusam, atau bahkan sobek di beberapa bagiannya. Mereka yang tak memiliki pakaian selain yang melekat di tubuhnya, bahkan orang-orang yang memanfaatkan bekas karung terigu untuk dijadikan pakaian, apakah mereka yang dikategorikan orang miskin?
Orang-orang yang tak memiliki cukup makanan untuk disantap setiap hari, yang kebingungan setelah sarapan pagi siang nanti tidak tahu harus makan apa, atau mereka yang tidak yakin apakah esok hari masih ada makanan untuk disantap. Orang-orang yang hanya bertemu makanan satu kali dalam sehari, atau mereka yang terpaksa berpuasa berhari-hari karena tidak ada uang untuk membeli sedikit makanan. Inikah yang disebut miskin?
Anak-anak yatim dan terlantar di banyak panti asuhan, atau anak-anak yang berkeliaran di jalanan mencari makan di usia mereka yang masih belia. Para pengamen jalanan, tukang koran, tukang semir sepatu, pedagang asongan, yang penghasilan mereka lebih kecil dari uang jajan anak-anak di sekolah elit dan terpadu. Miskinkah mereka?
Tukang gali, buruh bangunan, buruh angkut di pasar, penyapu jalanan, pengais dan tukang angkut sampah, tukang becak, tukang ojeg, supir angkot, kondektur bis, serta semua pekerja kasar lainnya, benarkah mereka komunitas orang-orang miskin?
Anak-anak penderita gizi buruk, orang-orang yang sakit bertahun-tahun tak kunjung sembuh karena tak pernah bisa membeli obat, orang-orang yang memiliki banyak hutang dan tak sanggup membayarnya meski harus menyicil, mereka yang kerap mengantri pembagian jatah sembako, atau warga yang masuk dalam daftar penerima dana bantuan langsung tunai (BLT), miskin sesungguhnya?
Sebuah keluarga yang puluhan tahun berpindah-pindah kontrakan lantaran terlalu sering diusir pemilik kontrakan karena tak sanggup membayar, keluarga lainnya yang bahkan untuk mengontrak pun tak sanggup, atau mereka yang memilih mendirikan gubuk-gubuk di daerah kumuh atau tempat pembuangan sampah. Layakkah disebut miskin?
Yang tidak punya handphone, tidak pernah makan pizza, tidak tahu rasanya ayam crispy merk terkenal, yang tak pernah tahu jenis makanan terdaftar di restoran karena nama dan bentuknya sangat asing, tidak pernah ke bioskop, bahkan tidak punya televisi di rumah mereka, ini yang dibilang miskin?
Orang-orang yang tak memiliki satu jenis pun kendaraan meski hanya sebatang sepeda, yang setiap hari mengukur jalan terpanggang matahari, tak pernah merasakan sejuknya pengatur udara (air conditioner) di dalam mobil, yang celingak-celinguk jika masuk ke gedung bertingkat atau hotel, yang cuma bisa bengong di dalam Mall atau pusat perbelanjaan karena mereka hanya bisa bermimpi memiliki barang-barang yang terpajang di etalase, yang seperti inikah miskin itu?
***
Bukan. Sepanjang mereka tak merasa miskin, selama mereka selalu merasa cukup dengan apa yang dimiliki, semasa rasa syukur selalu menjadi kekuatan utama dalam menjalani kehidupan, dan menjadikan Allah satu-satunya tempat bergantung dan meminta, mereka adalah orang-orang kaya.
Tidak. Selagi mereka tak cepat putus asa, tak selalu mengeluh dan menangisi nasib, tak mengemis dan selalu berharap belas kasihan dari orang lain, tak menjadikan dirinya beban bagi orang lain, mereka justru sangat kaya.
Miskin sebenarnya, mereka yang tak bersyukur atas setiap nikmat yang didapatinya, yang tak pernah merasa cukup dan selalu ingin hidup berlebih. Teramat banyak, mereka yang terlihat berlimpah harta tetapi sesungguhnya jauh lebih miskin dari orang-orang yang sering disebut miskin
8 Hadiah Terindah
Aneka hadiah ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat, dan tak perlu membeli!
Meski begitu, delapan macam hadiah ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.
1. Kehadiran
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah hadiah yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat, telepon, foto, faks, e-mail atau chatting. Namun dengan berada di sampingnya. Anda dan ia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.
2. Mendengarkan
Sedikit orang yang mampu memberikan hadiah ini, sebab kebanyakan orang lebih suka didengarkan, daripada mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar-manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan hadiah ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul santai dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikannya. Tatap wajahnya. Tak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda untuk memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekadar ucapan terima kasih/syukur pun akan terdengar manis baginya.
3. Diam
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang.” Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati,mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.
4. Kebebasan
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu.” Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.
5. Keindahan
Siapa yang tak bahagia jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan hadiah. Bahkan tak salah jika Anda menghadiahkannya tiap hari! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bias menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.
6. Tanggapan Positif
Tanpa sadar, sering kali kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir Anda mengucapkan terima kasih/syukur atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih/syukur dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah hadiah cinta yang sering terlupakan.
7. Kesediaan Mengalah
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan hadiah “kesediaan mengalah.” Anda mungkin kesal atau marah karena ia terlambat datang memenuhi janji. Tapi kalau baru sekali itu terjadi, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini
8. Senyuman
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali Anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang Anda kasihi?
Beratnya Dosa Pelanggaran HAD (Berzina)
Perbuatan zina adalah merupakan suatu perbuatan yang sangat tercela, sangat keji, dan sangat menjijikkan baik menurut pandangan Alloh maupun menurut pandangan manusia yang berakal sehat, maka sudah semestinya bila Alloh memberikan azab yang demikian berat di dunia dan di akhirotnya. Di dunia, dengan berzina dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit yang mengerikan dan menjijikkan serta sangat membahayakan, baik bagi pelaku zina sendiri maupun bagi orang lain dan keturunannya, seperti AIDS yang akhir-akhir ini sempat menggoncangkan dunia bagaikan monster yang sangat menakutkan, konon katanya sampai saat ini belum ada satu pun ahli medis di dunia ini yang telah menemukan obat yang dapat menyembuhkannya, selain Alloh.
Zina hanya sebuah kata yang ringan didengar, namu akibat dari perbuatan zina dapat menimbulkan penderitaan lahir bathin yang sangat panjang, nama seseorang menjadi tercela, terlebih bagi wanita sebagai korban yang langsung akan menaggung akibatnya, seperti terjadinya kehamilan, yang pasti akan malu dan menjadi aib bagi dirinya, mencoreng-moreng nama baik keluarga dan anak yang dilahirkannya pun ikut menanggung penderitaan lahir bathin.
Apabila perzinaan itu sudah merajalela, maka orang lain yang tak berdosa pun akan ikut menaggung resiko dan akibatnya, namun yang sangat mengerikan adalah azab dan kemurkaan Alloh kelak di akhirot tentu lebih berat dan dahsyat. “Na’uudzu Billaahi Min Dzaalik(a)”. Lebih-lebih jika perzinaan itu dilakukan dengan istri tetangga, maka akan lebih besar lagi dosanya. Di samping mendapatkan dosa dari melakukan zina itu sendiri, juga ia mendapat dosa dari menyakiti hati tetangganya dan menghancurkan rumah tangga (bahasa jawa: ngerusak pager ayu). Itulah laki-laki yang biadab. Apalagi bagi wanita, di samping ia menanggung dosa zina itu sendiri juga harus menaggung dosa karena telah mengkhianati suaminya dan menaggung penderitaan anak-anaknya bila ia sudah mempunyai anak. Maka, tidak berlebihan kiranya bila wanita yang demikian itu disebut wanita laknat pengkhianat.
Di dalam hukum Islam, perzinahan adalah termasuk pelanggaran berat dan dosa besar. Sesuai dengan hokum Islam yang berlaku di dalam Al-Qur’an, adalah apabila pelakunya masih ghoiru muhshon (bujang/gadis) maka harus dijilid (didera/dicambuk) seratus kali, dan apabila pelakunya sudah muhshon (bersuami/beristri/janda/duda) maka harus dirajam, yaitu ditanam separo badan dan dilempai dengan batu hingga mati. Sebagaimana firman Alloh dalam Al-Qur’an, Surat An-Nuur, No. Surat: 24, Ayat: Yang artinya: “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, Maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Alloh, jika kamu beriman kepada Alloh, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.
Ditopang juga dengan sabda Rosulullohi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, yang diriwayatkan oleh Ubadah bin Shomit dalam Hadits Muslim, yang berbunyi:Yang artinya: “Ambillah sunnah dariku (Nabi Muhammad), ambillah sunnahku, sungguh Alloh telah menjadikan jalan (taubat) bagi mereka (wanita), yaitu perawan dan bujang yang berjina maka didera 100 X dan diasingkan selama satu tahun, sedangkan janda dengan duda yang berzina didera 100 X dan dirajam hingga mati”.
Sungguh dhzolim orang yang hidup sekali di dunia ini hanya mencari kepuasan nafsu belaka, kepuasan yang hanya sesaat, yang hanya menuruti hawa nafsu, membiarkan Iblis/Syetan laknat Jahannam bersemayam di dalam dirinya dan melakukan perbuatan dosa menjadi suatu kebanggaan, ia tidak menyadari bahwa di dunia ini kewibawaannya akan hilang, umurnya pendek, menjadi fakir, dan di akhirotnya kelak ia akan berhadapan dengan perhitungan amal yang buruk, dan akan merasakan penyesalan, penderitaan, kesengsaraan, murka Alloh, azab neraka. Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Rosulullohi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam di dalam Hadits Baihaqi, yang berbunyi:Yang artinya: “Hai golongan orang-orang Islam, takutlah kamu sekalian kepada perbuatan zina, karena sesungguhnya akibat melakukan zina itu ada enam perkara, tiga perkara (akan diterima) di dunia, dan yang tiga perkara lagi (akan diterima) di akhirot. Adapun tiga perkara yang akan ia terima di dunia, adalah; 1). Hilang kewibawaannya, 2). Umurnya pendek. 3). Fakir selamanya. Sedangkan tiga perkara yang akan ia terima di akhirot kelak, adalah; 1). Mendapat murka Alloh, 2). Hisaban amal yang buruk, 3). Azab akhirot (neraka)”.
Sebagaimana yang telah dijelaskan juga oleh Rosulullohi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Hasan bin ‘Arofah dari Anas bin Maalik, yang berbunyi:Yang artinya: “Pada hari kiamat nanti ada tujuh golongan, Alloh tidak mau melihat mereka, dan Alloh tidak mau mensucikan mereka, dan Alloh tidak mau mengumpulkan mereka bersama orang-orang yang beramal kebajikan, dan Alloh akan memasukkan mereka yang paling awal ke neraka, kecuali jika mereka bertaubat. Dan barangsiapa yang bertaubat, maka Alloh akan menerima taubatnya. (Tujuh golongan itu) ialah; 1). Orang yang menikahi tangannya (yaitu: onani/masturbasi), 2). Orang yang mengerjai (homo sex) dan 3). Orang yang dikerjai (lesbian), 4). Orang yang membiasakan minum arak, 5). Orang yang memukul orangtuanya hingga orang tuanya minta tolong (kesakitan), 6). Orang yang menyakiti tetangganya hingga tetangganya itu melaknatinya, dan 7). Orang yang menzinai (istri) tetangganya”.
Pelanggaran had/zina ini telah menjadi salah satu target keberhasilan Iblis dan bala tentaranya untuk menghancurkan manusia dan menggagalkan jalan menuju suganya orang iman, sebab tidak ada sesuatu akibat dari perbuatan dosa yang seberat akibat perbuatan zina setelah syirik (menyekutukan Alloh dengan yang lain). Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Rosulullohi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam di dalamsebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dunya dari Hisyam bin Maalik, yang berbunyi:Yang artinya: “Tidak ada dosa yang paling besar sesudah syirik di sisi Alloh daripada seorang laki-laki yang meletakkan sepermanya di dalam rahim yang tidak halal baginya”.
Didalam Hadits Tirmidzi, Rosuululloohi Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam, bersabda:Yang artinya: “Ketika orang mukmin berzina maka dia bukan orang mukmin. Dan ketika orang mukmin mencuri maka dia bukan orang mukmin, akan tetapi (lain halnya jika dia) bertaubat”.
Dengan berbuat zina seseorang akan kehilangan segala-galanya; di dunianya tidak berwibawa, menjadi orang fakir, umurnya pendek, dan di akhirotnya; mendapat murka Alloh, hitungan amalnya buruk sekali, dan menadapat azab yang sangat berat (yaitu siksa neraka).
Yang patut kita waspadai adalah jika perzinaan sudah merajalela di muka bumi ini, maka Alloh akan meratakan siksanya kepada semua manusia, artinya tidak hanya pelaku zina saja yang terkena akibatnya, akan tetapi juga orang lain yang tidak tahu-menahu pun akan terkena dampak negatifnya, yakni timbulnya bermacam-macam bencana sebagai siksa. Sebagaimana juga yang telah dijelaskan oleh Rosulullohi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam di dalam Hadits Ahmad dari Maimunah, yang berbunyi:Yang artinya: “Tidak henti-hentinya ummatku dalam keadaan baik, selama anak hasil perzinaan tidak merajalela di kalangan mereka. Jika anak hasil zina sudah merajalela di kalangan mereka, maka Alloh hampir-hampir saja meratakan siksa kepada mereka”.
Maka dari itu, bagi kita sebagai orang-orang Islam, orang-orang iman, orang-orang jama'ah hendaknya hadits-hadits diatas kiranya dapat menjadi bahan renungan dan control diri kita yang berharga untuk meningkatkan keimanan, kefahaman dan ketaqwaan kita sehingga dalam hidup di dunia yang hanya sementara ini benar-benar dapat kita gunakan untuk berbuat yang bermanfa’at dan yang terbaik dengan kita dasari untuk mencari pahala yang sebanyak-banyaknya, memperoleh rohmat Alloh dan ridho-Nya sehingga kita sewaktu-waktu mati dalam keadaan khusnul khotimah. Amiin!
Apa bedanya ta'aruf dengan pacaran
Dalam upaya ta’aruf dengan calon pasangan, pihak laki dan wanita dipersilahkan menanyakan apa saja yang kira-kira terkait dengan kepentingan masing-masing nanti selama mengarungi kehidupan. Tapi tentu saja semua itu harus dilakukan dengan adab dan etikanya. Tidak boleh dilakukan cuma berdua saja. Harus ada yang mendampingi dan yang utama adalah wali atau keluarganya. Jadi ta`aruf bukanlah bermesraan berdua, tapi lebih kepada pembicaraan yang bersifat realistis untuk mempersiapkan sebuah perjalanan panjang berdua.
Disinilah letak perbedaan antara pacaran dengan taaruf. Pacaran adalah jalan-jalan asyik berdua, jajan, nonton, bermesraan dan bercumbu. Sama sekali tidak ada porsi tentang persiapan real untuk hidup. Bahkan pacaran cenderung bohong dan menipu, karena umumnya masing-masing pihak ingin tampil ‘wah’ di depan pasangannya. Bedak, gincu, parfum, pakaian bagus, mobil dan segala asesoris lainnya adalah sesuatu yang harus ditonjolkan. Semua sangat jauh dari kehidupan real nanti dalam keluarga.
Padahal setelah menikah, justru semua itu akan ditinggalkan dan masing-masing baru akan tampil dengan wajah dan kelakuan aslinya. Padahal dahulu hal-hal seperti itu tidak pernah dibahas dalam masa pacaran, karena semua waktunya tersita untuk jatuh cinta.
Islam sesungguhnya sejak awal sudah memperkenalkan istilah ta’aruf sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan. Ta’aruf sangat berbeda dengan pacaran. Ta`aruf adalah sesuatu yang syar`i dan memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat.
Tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina dan maksiat. Sedang ta’aruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan
Istilah pacaran sebenarnya tidak ada batasan bakunya, namun umumnya yang namanya pacaran itu –apalagi di zaman permisif dan hedonis sekarang ini- tidak lain adalah hubungan lain jenis non mahram dengan segala aktifitas maksiatnya dari khalwat, zina mata, zina telinga dan sampai zina kemaluan.
Bahkan beberapa penelitian di berbagai tempat seperti di Yogyakarta beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa sebagian besar pasangan pacaran itu memang telah melakukan hubungan tidak senonoh mulai dari bercumbu, berpelukan, berciuman sampai persetubuhan. Parahnya, semua itu umumnya dilakukan oleh para mahasiswa yang nota bene terpelajar dan calon pemimpin bangsa.
Jadi hampir bisa dikatakan bahwa pacaran itu tidak lain adalah zina atau minimal mendekati wilayah zina yang memang haram dan dilarang oleh semua agama.
Lalu bagaimana seorang laki-laki bisa mengenal calon pasangan hidupnya kalau bukan dengan cara pacaran ?
"Jangan sekali-kali salah seorang di antara kamu menyendiri dengan seorang perempuan, kecuali bersama mahramnya."
Imam Qurthubi dalam menafsirkan firman Allah yang berkenaan dengan isteri-isteri Nabi, yaitu yang tersebut dalam surah al-Ahzab ayat 53, yang artinya: "Apabila kamu minta sesuatu (makanan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari balik tabir. Karena yang demikian itu lebih dapat membersihkan hati-hati kamu dan hati-hati mereka itu," mengatakan: maksudnya perasaan-perasaan yang timbul dari orang laki-laki terhadap orang perempuan, dan perasaan-perasaan perempuan terhadap laki-laki. Yakni cara seperti itu lebih ampuh untuk meniadakan perasaan-perasaan bimbang dan lebih dapat menjauhkan dari tuduhan yang bukan-bukan dan lebih positif untuk melindungi keluarga.
Ini berarti, bahwa manusia tidak boleh percaya pada diri sendiri dalam hubungannya dengan masalah bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak halal baginya. Oleh karena itu menjauhi hal tersebut akan lebih baik dan lebih dapat melindungi serta lebih sempurna penjagaannya.
Rasulullah SAW bersabda,
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan." (Riwayat Ahmad)
Selama ini kita menganggap bahwa pacaran itu adalah metode untuk melakukan pendekatan untuk mengenal lebih dekat. Namun kenyataannya tujuan itu jarang yang tercapai. Karena umumnya alih-alih melakukan pendekatan, yang terjadi justru melakukan sekian banyak bentuk kemaksiatan.
Buktinya, berapa banyak pasangan muda yang sebelum menikah sempat pacaran bertahun-tahun, bahkan ada yang sampai 5 – 10 tahun, sayangnya begitu mereka menikah langsung cerai dan hancur berantakan rumah tangganya. Belum lagi meningkatnya kasus hamil di luar nikah oleh pasangan sendiri dan juga perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa dan pelajar.
Istilah pacaran itu sendiri udah menjadi "biasa" ama qta.dimana pasangan tidak sah melakukan serangkaian aktifitas bersama. n kebanyakan aktifitas pacaran itu identik dengan apel malam minggu (namanya apel sudah pasti berduaan, karena kalau rame-rame namanya rombongan), juga nonton ke bioskop berdua, berboncengan sepeda motor, jalan-jalan berduaan, makan di restoran berduaan, tukar menukar SMS, saling bertelepon siang dan malam dan semua aktifitas lain yang mengasyikkan. Intinya adalah kebersamaan dan berduaan. Hampir sulit dikatakan pacaran bila semua itu dilakukan bersama-sama dalam kelompok besar.
Bahkan hakikat pacaran adalah pada keberduaannya itu. Inilah pacaran yang dikenal dan bukan yang tertulis dalam kamus. Jadi dengan pengertian yang lazim dikenal sekarang ini tentang pacaran, maka tidak bisa lain semua itu adalah khalwat yang diharamkan.
Islam sudah memperingatkan laki-laki dan wanita yang bukan mahram untuk tidak menyepi berduaan karena yang ketiganya adalah setan.
Kamis, 11 Juli 2013
Spesifikasi Lengkap Nokia 1020 Ponsel dengan Kamera Monster
CEO Nokia Stephen Elop saat memamerkan Lumia 1020. Resolusi kamera Lumia 1020 yang mencapai 41 megapixel tentu saja jauh meninggalkan smartphone pesaing. Dengan mengandalkan pada kemampuan foto dan videonya, Nokia Lumia 1020 mencoba untuk merebut hati para penggemar mobile photography. Mari Kita lihat spesifikasi lengkap dari Nokia Lumia 1020 tersebut.
Dimensions
- Height: 130.4 mm
- Width: 71.4 mm
- Thickness: 10.4 mm
- Weight: 158.0 g
- Volume: 96.9 cm3
Display and User Interface
- Display size: 4.5 inch
- Display resolution: WXGA (1280 x 768)
- Display features: PureMotion HD+, Brightness control, High brightness mode, Refresh rate 60 Hz, Sculpted glass, Easy to clean, Nokia Glance screen, Lumia Color profile, Wide viewing angle, Sunlight readability enhancements
- Display colors: TrueColor (24-bit/16M)
- Aspect ratio: 15:9
- Pixel density: 334.0 ppi
- Touch screen technology: Super-sensitive touch
- Sensors: Ambient light sensor, Accelerometer, Barometer, Gyroscope, Proximity sensor, Magnetometer
Keys and Input Methods
- User Input: Touch
- Operating keys: Volume keys, Camera key, Power/Lock key
Form factor
- Monoblock touch
Hardware
Connectivity
- SIM card type: Micro SIM
- Charging connectors: Charging Pads, Micro-USB
- AV connectors: 3.5 mm audio connector
- System connectors: Micro-USB-B
- USB: USB 2.0
- Bluetooth: Bluetooth 3.0
- Bluetooth profiles: Object Push profile (OPP) 1.1, Hands-free profile (HFP) 1.5, Advanced Audio Distribution Profile (A2DP) 1.2, Audio/Video Remote Control Profile (AVRCP) 1.4, Phone Book Access Profile (PBAP) 1.1
- Wi-Fi: WLAN IEEE 802.11 a/b/g/n
- Wi-Fi security modes: WPA2 (AES/TKIP), WPA, WPA-Personal, WEP, WPA2-Personal, WPA-Enterprise, WPA2-Enterprise, PEAP-MSCHAPv2, EAP-SIM, EAP-AKA
- NFC: Secure NFC for payment, Sharing, Pairing, Tagging
- Other wireless connectivity: Wi-Fi Channel bonding
Data Network
- GSM network: 850 MHz, 900 MHz, 1800 MHz, 1900 MHz
- GSM max data speed DL: EGPRS 236.8 kbps
- GSM max data speed UL: EGPRS 236.8 kbps
- LTE network bands2: 2, 4, 5, 17
- LTE max data speed DL: 100 Mbps
- LTE max data speed UL: 50 Mbps
- WCDMA network: 900 MHz, 2100 MHz, 1900 MHz, 850 MHz
- WCDMA max data speed DL: HSDPA – 42.2 Mbps
- WCDMA max data speed UL: HSUPA – 5.76 Mbps
Power Management
- Battery capacity: 2000.0 mAh
- Battery voltage: 3.8 V
- Removable battery: No
- Maximum talk time (2G): 8.2 h
- Maximum talk time (3G): 12.5 h
- Maximum music playback time: 53.0 Hour(s)
- Video playback time: 6.8 h
- Maximum Wi-Fi network browsing time: 5.5 Hour(s)
Processor
- Processor name: Qualcomm Snapdragon™ S4
- Processor type: Dual-core 1.5 GHz
Memory
- User data storage: In device, SkyDrive cloud storage
- RAM: 2 GB
- Mass memory: 32 GB
- Free cloud storage: 7 GB
Software and applications
Productivity features
- Personal information management features: Calculator, Clock, Calendar, Phonebook, Alarm clock, Reminders, To-do list, Social networks in Phonebook, OneNote, Wallet, Family Room, Kid’s Corner
- Business apps: Adobe acrobat reader free download, Lync (Corporate IM) free download, SkyDrive storage for documents and notes, Company Hub for enterprise applications, Office apps: Excel, Word, Powerpoint, OneNote
- Document formats supported: Excel, PDF, Word, OneNote, Powerpoint
- Sync type: Exchange ActiveSync, Mac companion app, Windows 8 companion app
- Sync content: Calendar, Video, Pictures, Music, Contacts
Other Applications
- Game features: DirectX 11, Touch UI, XBox-Live Hub
- Graphics format: JPEG, BMP, TIFF, PNG
- Software platform & User Interface
- SW Platform: Windows Phone
- Software release: Windows Phone 8
Communications
Email and Messaging
- Email clients: Yahoo! Mail, Outlook Mobile, Gmail, Office 365, Nokia Mail, Windows Live / Hotmail / Outlook.com, MS Exchange Active Sync
- Email protocols: SMTP, IMAP4, POP3
- Email features: Viewing and editing of email attachments, Always up to date, Multiple simultaneous email accounts, Text-to-speech message reader, Email attachments, Conversational view on email, Linking multiple inboxes to one, Inbox filtering, HTML viewer
- Supported instant messaging services: Google Talk, Twitter, Windows Live Messenger, WhatsApp, Yahoo! Messenger, Skype IM, Facebook
- Messaging features: Integrated text messaging and chat, Instant messaging, Concatenated SMS for long messages, Multiple SMS deletion, List of recently used numbers, Audio messaging, Text-to-speech message reader, Text messaging, Number screening for messaging, Unified MMS/SMS editor, Automatic resizing of images for MMS, Distribution lists for messaging, Multimedia messaging, Conversational chat style SMS, Unified inbox for SMS and MMS
Call management
- Call management features: Voice commands, Call waiting, Voice mail, Integrated hands-free speakers, Call forwarding, Call logs: dialled, received and missed, HD audio, Call history, Voice dial, Conference call, Skype voice call
- Video call features: Skype video call
- Supported amount of phonebooks: One integrated phonebook
- Supports amount of contacts: Unlimited
- Ringtones: Downloadable ringtones, MP3 ringtones
- Noise cancellation: Two microphone uplink noise cancellation
- Speech codecs: AMR-WB, GSM FR, AMR-NB, GSM HR, EFR, GSM EFR
Device security
Security
- Enterprise security features: Remote security policy enforcement
- General Security features: Remote device locking via Internet, Secure NFC, Track and Protect via internet, Firmware update, Remote wipe of user data via Internet, Device lock, Device passcode, PIN code, Firmware and OS integrity check, Secure device start-up, Application sandboxing and integrity check
- Advance security features: Lost device tracking, Browser integrated anti-phishing
- Data encryption: User data encryption for device
Sharing and Internet
- Internet browser capabilities: Internet Explorer 10
- Social apps: Facebook, LinkedIn, Twitter
- Photo sharing: Share over Bluetooth, Facebook, Tap and share images or videos with NFC, Picasa, Flickr, Send as email attachment, Share on TV with Play to DLNA app, SkyDrive, PhotoBeamer
- Video sharing: Video sharing with NFC, YouTube, Flickr, Picasa, Video sharing to social network and internet, Facebook, SkyDrive, Joyn video call sharing, Share on TV with Play to DLNA app
- Location sharing: WP location sharing, Foursquare
- Wi-Fi hotspot: Up to 5 Wi-Fi-enabled deviceS
Navigation
- GPS and navigation5
- Location and navigation apps: HERE Maps, HERE Transit, HERE City Lens, HERE Drive+
- Navigation features: Public transportation routing guidance, Save favourite destinations, Free maps, Live traffic information, Free voice guided turn-by-turn walk navigation, Free voice guided turn-by-turn drive navigation, Offline maps, Speed limit warnings, LiveSight
- Location technologies: Magnetometer, A-GPS, A-GLONASS, Barometer
- Location and navigation apps
Photography
Main camera
- Main camera sensor: 41 MP, PureView
- Main camera focus type: Auto focus
- Carl Zeiss Tessar lens: Yes
- Main camera f-number/aperture: f/2.2
- Camera focal length: 26.0 mm
- Camera minimum focus range: 15.0 cm
- Camera image formats: JPEG
- Flash type: Xenon flash
- Flash operating range: 4.0 m
- Flash modes: Off, Automatic, On
- Main camera features
- Main camera – other features: Optical image stabilization, PureView, Backside-illuminated image sensor, 6-lens optics
- Digital camera add-ons: Nokia Smart Camera, Cinemagraph lens, Panorama lens, Bing vision, PhotoBeamer, Creative Studio
- Photography apps
- Nokia Smart Camera: Shoots a sequence of photos, making it easier to capture great moments. Choose your Best Shot or combine the photos into one picture, make a strobe effect to emphasize motion, remove unwanted objects or choose the best faces for great group shots.
- PhotoBeamer: PhotoBeamer is an innovative and easy way to show your pictures on any screen. Point your Nokia Lumia at any screen displaying www.photobeamer.com and enjoy your photos anywhere with family and friends. It’s a mobile projector that’s always at hand.
- Cinemagraph: A magical blend of photo and movie-like animation, creating pictures that seem almost alive. Helpful on-screen assistance lets you select the animated area of your picture and easily create and edit a cinemagraph. You can share your cinemagraph with friends via social media, email and messaging.
- Image capturing
- Capture modes: Video, Still
- Scene modes: Automatic, Night Portrait, Sports, Night, Close-up, Backlight
- White balance modes: Cloudy, Incandescent, Fluorescent, Daylight, Automatic
- Light sensitivity: Automatic, ISO 100, ISO 200, ISO 400, ISO 800, ISO 1600, ISO 3200
- Photos viewed by: Camera Roll, Month, Timeline, Photo editor, Favorites, Album, Photos from social networks
Secondary camera
- Secondary camera resolution: 1280 x 960 pixels
- Secondary camera f-number/aperture: f/2.4
- Secondary camera – other features: Video recording, Still image capture, Video call, HD 1.2 MP wide angle
Music and Audio
- Music apps: Nokia Music, Mix Radio
- DRM support: PlayReady
- Audio features: Album graphics display in Music player, Audio Streaming, Music Player, Dolby® Headphone 5.1 channel experience, Cloud music offline playback, Loudness, Media Player, Graphical equalizer, Podcasts, Cloud music playback
- Music apps
- Music format Codecs: MP3, AMR-NB, WMA 10 Pro, GSM FR, WMA 9, AAC LC, AAC+/HEAAC, eAAC+/HEAACv2
- Audio playback file formats: ASF, MP4, AAC, AMR, MP3, M4A, WMA, 3GP, 3G2
- Radio features: Internet Radio, FM Radio
- Voice and audio recording
- Recording: Voice recording in MMS, Voice recording in OneNote
- Audio recording file formats: AMR
- Audio recording codecs: AMR-NB, GSM FR
- Audio recording features: Stereo, Nokia Rich Recording
- Video
Main video camera
- Camera video resolution: 1080p (Full HD, 1920 x 1080)
- Camera video frame rate: 30.0 fps
- Camera video zoom: 6 multiple
- Video playback frame rate: 30.0 fps
- Video playback codecs: VC-1, Windows video, H.264/AVC, H.263, MPEG-4
- Video playback file formats: MP4, WMV, AVI, 3GP, 3G2, M4V, MOV
- Video recording formats: MP4/H.264
- Video white balance modes: Cloudy, Fluorescent, Incandescent, Automatic, Daylight
Main video camera features
- Video streaming: YouTube browsing and video streaming, Progressive video download, Streaming from video services and internet
- Video recording features: Stereo Audio Recording, Video light, Video zoom, Optical image stabilization, Continuous autofocus
Secondary video camera
- Secondary video camera resolution: 720p (HD, 1280 x 720)
- Secondary camera video recording format: MP4/H.264
Selasa, 18 Juni 2013
Optimisasi SEO onpage
Optimisasi SEO onpage adalah hal-hal yang kita kerjakan langsung pada website kita dan tampak langsung oleh pengunjung (tampilan grafis) ataupun oleh robot mesin pencari (kode html halaman). Hal ini sangat penting untuk peringkat blog kita. Jadi langsung saja kita bahas hal-hal yang perlu kita lakukan untuk mengoptimisasi blog kita.
#1 optimisasi SEO Onpage dengan Riset Kata Kunci
Optimisasi SEO Onpage itu erat kaitannya dengan kata kunci. Tahukan apa itu kata kunci? Kata kunci itu yang saudara ketikkan di kotak pencarian Google. Jadi jika anda berharap ada pengunjung dari Google, maka mulailah berpikir....kira-kira apa yang akan diketikkan orang jika ingin mencari blog anda?
Jika blog anda menawarkan pulsa elektrik, maka mungkin kata kunci yang pantas untuk anda optimisasi adalah "pulsa elektrik harga paling murah". Kalau saudara masih bingung juga mau mengoptimisasi kata kunci yang mana, maka saran saya baca dulu artikel riset kata kunci terbaik....
#2 optimisasi SEO Onpage Pada Struktur Blog
Jika saudara sudah menemukan kata kunci atau kata kunci yang saudara ingin optimisasi, maka silahkan memastikan hal-hal berikut pada struktur blog anda:
Sidebar berada di sebelah kanan dan kolom artikel di sebelah kiri
Ukuran huruf artikel sebaiknya yang bisa terbaca dengan baik (sebaiknya 14 pixel ke atas) dengan warna huruf yang kontras dengan latar. Jika warna huruf dan warna latar sama, maka akan dianggap spam hidden text (tulisan tersembunyi) oleh Google. Untuk mencegah hidden text yang tidak disengaja coba buka blog saudara dengan menonaktifkan gambar pada browser (untuk firefox klik menu tool - Option - tab content - hapus tanda centang load image automatically). Sekarang lihat apakah ada tulisan yang tidak tampak bila latar image dihilangkan. Jika ada maka ubah warna latar atau warna tulisan.
Usahakan untuk menggunakan kata-kata yang baku, karena Google menganggap blog dengan banyak pengejaan yang salah adalah blog yang tidak profesional.
Jangan menaruh iframe karena merupakan spider trap ataupun media flash karena kurang disukai oleh Google. Kurangi juga pemakaian sript hanya untuk terlihat canggih. Perhatikan website-website besar dan blog-blog juara kontes. Tidak ada yang strukturnya berlebihan. Kesederhanaan struktur itu cantik di mata Google.
Header Halaman sebaiknya memakai tag H1 dan judul postingan memakai tag H2. Tag H1 hanya boleh ada 1 untuk setiap halaman. Coba pelajari Cara Membuat Dynamic Heading
Gunakan juga meta tag dan Title tag pada setiap halaman untuk membantu Robot Search Engine mengenali blog saudara. Pelajari selengkapnya di artikel Bagaimana memakai title, meta, dan heading tag yang SEO friendly?
#3 optimisasi SEO Onpage Pada Isi Blog
Optimisasi pada isi blog artinya pada keseluruhan teks tampilan pada body webpage tersebut. Berikut ini adalah saran saya untuk optimisasi SEO onpage pada isi blog:
Tentukan kata kunci utama blog anda. Sebaiknya untuk blog baru gunakan keywords yang terdiri atas 5 kata (long tail keyword), misalnya "Tutorial Blogging Khusus blogger pemula".
Judul Posting/Artikel sebaiknya mengandung kata kunci utama dan kata kunci tambahan. Misalnya untuk artikel pengguna kata kunci panjang "Rental Mobil Mewah Wilayah Jakarta". Maka kata kunci utamanya adalah "Rental Mobil Mewah" dan kata kunci tambahan adalah "Wilayah Jakarta". Pastikan agar judul postingan ini memakai heading tag H2. (Jika belum jelas silahkan baca artikel Bagaimana memakai title, meta, dan heading tag yang SEO friendly)
Tidak perlu memusingkan kepadatan kata kunci, karena itu cuma isu yang sudah dibantah Google. Sebaiknya saudara fokus untuk melakukannya secara alami saja, dan beri cetak tebal pada kata kunci yang diinginkan.
Jangan menerima komentar spam yang tidak berhubungan dengan topik, karena akan mengaburkan "fokus" kata kunci/topik pada artikel anda ini saudara.
Sebaiknya tutup footer dengan kata kunci utama blog anda. Misalnya "Copyright by Jamu Tradisional Jawa"
#4 Optimisasi SEO Onpage pada Gambar
Pastikan gambar yang terpasang pada blog anda menggunakan alt tag (alternative text). Alt tag adalah tagging yang digunakan untuk menjelaskan gambar tersebut untuk robot. Berhubung robot belum bisa mengenali gambar. Jadi kode gambar harus diberi alt tag seperti berikut:
Contoh:
#5 optimisasi SEO Onpage Dengan Sitemap (Peta Situs)
Sitemap adalah halaman yang memberikan link untuk semua isi dari blog saudara. Tujuan dari halaman ini adalah membantu robot mengunjungi semua halaman-halaman anda dengan menyediakan halaman yang penuh dengan link dari semua halaman saudara. Jika saudara sudah membuat halaman ini maka segera masukkan ke Google Webmaster Tool.
Tidak tahu caranya? Baca Cara Membuat Sitemap untuk Blogspot dan Wordpress. Baca juga artikel Cara Daftar Google Webmaster Tool.
#6 Optimisasi SEO Onpage Pada Link
Perhatikan beberapa hal tentang link berikut ini:
Jangan terlalu banyak link sebelum artikel
Jangan terlalu banyak link ke website atau blog lain
Sebaiknya perbanyak link ke halaman-halaman lain dalam blog anda
Usahakan menggunakan label, dan pasang widget label di sidebar blog. Ini akan membantu pagerank flow
Gunakan juga breadcrumbs dan artikel terkait untuk meningkatkan interlinking, dan menaikkan jumlah pageview
Pada halaman artikel buatlah satu link yang menuju menuju halaman artikel itu sendiri.
#7 optimisasi SEO Onpage untuk RSS Feed
Banyak orang yang mengeluh artikelnya tidak pernah terindex dengan cepat oleh Google. Dengan melakukan submit Peta Situs ke Google Webmaster Tool, ditambah lagi membuat feed dengan feedburner; maka seharusnya terindex bukan lagi sebuah masalah. Pelajari cara penggunaan Feeder di artikel Cara Mendaftar Feedburner
#8 optimisasi SEO Onpage dengan kode Google Webmaster Tool
Daftarkan blog anda ke Google Webmaster tool dan pasang kode verifikasi Google Webmaster Tools. Google Webmaster Tool akan menyediakan banyak data untuk anda. Misalnya, untuk keyword apa saja blog anda terpasang di Google, atau kesalahan apa saja yang ada di blog anda. Lebih lengkapnya baca artikel Cara Daftar Google Webmaster Tool.
#9 optimisasi SEO Onpage Google Analytic
Sekarang daftarkan juga blog anda ke Google Analytic. Anda akan mendapatkan kode untuk dipasang di html blog anda. Kode ini berfungsi sebagai tracker untuk semua aktivitas blog anda. Jadi tidak akan ada poin voting yang bermanfaat bagi blog anda yang akan luput dari hitungan Google. Jika belum tahu caranya silahkan baca artikel Cara daftar Google Analytic.
Membuat Author Rich Snippet Google Plus
1.Memasang Link Eksternal Pada Blog
Sekarang masuk ke akun blogger anda
Buka menu TEMPLATE dan pilih EDIT HTML
Akan muncul pop up dan klik LANJUTKAN
Cari kode
Taruh kode berikut ini tepat di bawah
Pastikan anda memasukkan URL Profil Google Plus anda. Contoh URL Google Plus:
Jika sudah, Simpan Perubahan
2.Integrasi Dengan Akun Google Plus
Buka akun Google Plus Pada bagian header ada tombol biru EDIT PROFIL, silahkan diklik
Scroll halaman edit profil ini ke bawah sampai anda menemukan KONTRIBUTOR UNTUK dan klik di
situ.
3.Edit kontributor untuk pada profil anda
Akan muncul pop up. Klik TAMBAHKAN TAUTAN KHUSUS dan isi nama blog anda beserta URL dari blog anda
Klik SIMPAN
Kembali ke bagian atas halaman dan klik PENGEDITAN SELESAI
4.Verifikasi Data Kepengarangan (Authorship)
Buka Google Plus Authorship : https://plus.google.com/authorship
Masukkan alamat email anda pada tempat yang disediakan sudah itu klik DAFTARKAN
KEPENGARANGAN
Anda akan menerima email berisi link verifikasi, silahkan klik link tersebut.
Proses verifikasi e-mail kepengarangan selesai
5.Test Author Rich Snippet Google Plus
Buka link Google Rich Snippet Tool rich snippets
Masukkan URL salah satu artikel anda dan klik PRATINJAU
Sekarang masuk ke akun blogger anda
Buka menu TEMPLATE dan pilih EDIT HTML
Akan muncul pop up dan klik LANJUTKAN
Cari kode
Taruh kode berikut ini tepat di bawah
Pastikan anda memasukkan URL Profil Google Plus anda. Contoh URL Google Plus:
Jika sudah, Simpan Perubahan
2.Integrasi Dengan Akun Google Plus
Buka akun Google Plus Pada bagian header ada tombol biru EDIT PROFIL, silahkan diklik
Scroll halaman edit profil ini ke bawah sampai anda menemukan KONTRIBUTOR UNTUK dan klik di
situ.
3.Edit kontributor untuk pada profil anda
Akan muncul pop up. Klik TAMBAHKAN TAUTAN KHUSUS dan isi nama blog anda beserta URL dari blog anda
Klik SIMPAN
Kembali ke bagian atas halaman dan klik PENGEDITAN SELESAI
4.Verifikasi Data Kepengarangan (Authorship)
Buka Google Plus Authorship : https://plus.google.com/authorship
Masukkan alamat email anda pada tempat yang disediakan sudah itu klik DAFTARKAN
KEPENGARANGAN
Anda akan menerima email berisi link verifikasi, silahkan klik link tersebut.
Proses verifikasi e-mail kepengarangan selesai
5.Test Author Rich Snippet Google Plus
Buka link Google Rich Snippet Tool rich snippets
Masukkan URL salah satu artikel anda dan klik PRATINJAU
Senin, 10 Juni 2013
CINTA LUAR BIASA DARI SEORANG LELAKI BIASA
MENJELANG hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya.
“Kenapa?” tanya mereka di hari Nania mengantarkan surat undangan.
Saat itu teman-teman baik Nania sedang duduk di kantin menikmati hari-hari sidang yang baru saja berlalu. Suasana sore di kampus sepi. Berpasang-pasang mata tertuju pada gadis itu.
Tiba-tiba saja pipi Nania bersemu merah, lalu matanya berpijar bagaikan lampu neon lima belas watt. Hatinya sibuk merangkai kata-kata yang barangkali beterbangan di otak melebihi kapasitas. Mulut Nania terbuka. Semua menunggu. Tapi tak ada apapun yang keluar dari sana. Ia hanya menarik nafas, mencoba bicara dan? menyadari, dia tak punya kata-kata!
Dulu gadis berwajah indo itu mengira punya banyak jawaban, alasan detil dan spesifik, kenapa bersedia menikah dengan laki-laki itu. Tapi kejadian di kampus adalah kali kedua Nania yang pintar berbicara mendadak gagap.
Yang pertama terjadi tiga bulan lalu saat Nania menyampaikan keinginan Rafli untuk melamarnya. Arisan keluarga Nania dianggap momen yang tepat karena semua berkumpul, bahkan hingga generasi ketiga, sebab kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta buntut mereka.
“Kamu pasti bercanda!”
Nania kaget. Tapi melihat senyum yang tersungging di wajah kakak tertua, disusul senyum serupa dari kakak nomor dua, tiga, dan terakhir dari Papa dan Mama membuat Nania menyimpulkan: mereka serius ketika mengira Nania bercanda.
Suasana sekonyong-konyong hening. Bahkan keponakan-keponakan Nania yang balita melongo dengan gigi-gigi mereka yang ompong. Semua menatap Nania!
“Nania serius!” tegasnya sambil menebak-nebak, apa lucunya jika Rafli memang melamarnya.
“Tidak ada yang lucu,” suara Papa tegas, “Papa hanya tidak mengira Rafli berani melamar anak Papa yang paling cantik!”
Nania tersenyum. Sedikit lega karena kalimat Papa barusan adalah pertanda baik. Perkiraan Nania tidak sepenuhnya benar sebab setelah itu berpasang-pasang mata kembali menghujaninya, seperti tatapan mata penuh selidik seisi ruang pengadilan pada tertuduh yang duduk layaknya pesakitan.
“Tapi Nania tidak serius dengan Rafli, kan?” Mama mengambil inisiatif bicara, masih seperti biasa dengan nada penuh wibawa, “maksud Mama siapa saja boleh datang melamar siapapun, tapi jawabannya tidak harus iya, toh?”
Nania terkesima.
“Kenapa?”
Sebab kamu gadis Papa yang paling cantik.
Sebab kamu paling berprestasi dibandingkan kami. Mulai dari ajang busana, sampai lomba beladiri. Kamu juga juara debat bahasa Inggris, juara baca puisi seprovinsi. Suaramu bagus!
Sebab masa depanmu cerah. Sebentar lagi kamu meraih gelar insinyur. Bakatmu yang lain pun luar biasa. Nania sayang, kamu bisa mendapatkan laki-laki manapun yang kamu mau!
Nania memandangi mereka, orang-orang yang amat dia kasihi, Papa, kakak-kakak, dan terakhir Mama. Takjub dengan rentetan panjang uraian mereka atau satu kata ‘kenapa’ yang barusan Nania lontarkan.
“Nania Cuma mau Rafli,” sahutnya pendek dengan airmata mengambang di kelopak.
Hari itu dia tahu, keluarganya bukan sekadar tidak suka, melainkan sangat tidak menyukai Rafli. Ketidaksukaan yang mencapai stadium empat. Parah.
“Tapi kenapa?”
Sebab Rafli cuma laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yang amat sangat biasa.
Bergantian tiga saudara tua Nania mencoba membuka matanya.
“Tak ada yang bisa dilihat pada dia, Nania!”
Cukup!
Nania menjadi marah. Tidak pada tempatnya ukuran-ukuran duniawi menjadi parameter kebaikan seseorang menjadi manusia. Di mana iman, di mana tawakkal hingga begitu mudah menentukan masa depan seseorang dengan melihat pencapaiannya hari ini?
Sayangnya Nania lagi-lagi gagal membuka mulut dan membela Rafli. Barangkali karena Nania memang tidak tahu bagaimana harus membelanya. Gadis itu tak punya fakta dan data konkret yang bisa membuat Rafli tampak ‘luar biasa’. Nania Cuma punya idealisme berdasarkan perasaan yang telah menuntun Nania menapaki hidup hingga umur duapuluh tiga. Dan nalurinya menerima Rafli. Di sampingnya Nania bahagia.
Mereka akhirnya menikah.
***
Setahun pernikahan.
Orang-orang masih sering menanyakan hal itu, masih sering berbisik-bisik di belakang Nania, apa sebenarnya yang dia lihat dari Rafli. Jeleknya, Nania masih belum mampu juga menjelaskan kelebihan-kelebihan Rafli agar tampak di mata mereka.
Nania hanya merasakan cinta begitu besar dari Rafli, begitu besar hingga Nania bisa merasakannya hanya dari sentuhan tangan, tatapan mata, atau cara dia meladeni Nania. Hal-hal sederhana yang membuat perempuan itu sangat bahagia.
“Tidak ada lelaki yang bisa mencintai sebesar cinta Rafli pada Nania.”
Nada suara Nania tegas, mantap, tanpa keraguan.
Ketiga saudara Nania hanya memandang lekat, mata mereka terlihat tak percaya.
“Nia, siapapun akan mudah mencintai gadis secantikmu!”
“Kamu adik kami yang tak hanya cantik, tapi juga pintar!”
“Betul. Kamu adik kami yang cantik, pintar, dan punya kehidupan sukses!”
Nania merasa lidahnya kelu. Hatinya siap memprotes. Dan kali ini dilakukannya sungguh-sungguh. Mereka tak boleh meremehkan Rafli.
Beberapa lama keempat adik dan kakak itu beradu argumen.
Tapi Rafli juga tidak jelek, Kak!
Betul. Tapi dia juga tidak ganteng kan?
Rafli juga pintar!
Tidak sepintarmu, Nania.
Rafli juga sukses, pekerjaannya lumayan.
Hanya lumayan, Nania. Bukan sukses. Tidak sepertimu.
Seolah tak ada apapun yang bisa meyakinkan kakak-kakaknya, bahwa adik mereka beruntung mendapatkan suami seperti Rafli. Lagi-lagi percuma.
“Lihat hidupmu, Nania. Lalu lihat Rafli! Kamu sukses, mapan, kamu bahkan tidak perlu lelaki untuk menghidupimu.”
Teganya kakak-kakak Nania mengatakan itu semua. Padahal adik mereka sudah menikah dan sebentar lagi punya anak.
Ketika lima tahun pernikahan berlalu, ocehan itu tak juga berhenti. Padahal Nania dan Rafli sudah memiliki dua orang anak, satu lelaki dan satu perempuan. Keduanya menggemaskan. Rafli bekerja lebih rajin setelah mereka memiliki anak-anak. Padahal itu tidak perlu sebab gaji Nania lebih dari cukup untuk hidup senang.
“Tak apa,” kata lelaki itu, ketika Nania memintanya untuk tidak terlalu memforsir diri.
“Gaji Nania cukup, maksud Nania jika digabungkan dengan gaji Abang.”
Nania tak bermaksud menyinggung hati lelaki itu. Tapi dia tak perlu khawatir sebab suaminya yang berjiwa besar selalu bisa menangkap hanya maksud baik.
“Sebaiknya Nania tabungkan saja, untuk jaga-jaga. Ya?”
Lalu dia mengelus pipi Nania dan mendaratkan kecupan lembut. Saat itu sesuatu seperti kejutan listrik menyentakkan otak dan membuat pikiran Nania cerah.
Inilah hidup yang diimpikan banyak orang. Bahagia!
Pertanyaan kenapa dia menikahi laki-laki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan pekerjaan dan gaji yang amat sangat biasa, tak lagi mengusik perasaan Nania.
Sebab ketika bahagia, alasan-alasan menjadi tidak penting.
Menginjak tahun ketujuh pernikahan, posisi Nania di kantor semakin gemilang, uang mengalir begitu mudah, rumah Nania besar, anak-anak pintar dan lucu, dan Nania memiliki suami terbaik di dunia. Hidup perempuan itu berada di puncak!
Bisik-bisik masih terdengar, setiap Nania dan Rafli melintas dan bergandengan mesra. Bisik orang-orang di kantor, bisik tetangga kanan dan kiri, bisik saudara-saudara Nania, bisik Papa dan Mama.
Sungguh beruntung suaminya. Istrinya cantik.
Cantik ya? dan kaya!
Tak imbang!
Dulu bisik-bisik itu membuatnya frustrasi. Sekarang pun masih, tapi Nania belajar untuk bersikap cuek tidak peduli. Toh dia hidup dengan perasaan bahagia yang kian membukit dari hari ke hari.
Tahun kesepuluh pernikahan, hidup Nania masih belum bergeser dari puncak. Anak-anak semakin besar. Nania mengandung yang ketiga. Selama kurun waktu itu, tak sekalipun Rafli melukai hati Nania, atau membuat Nania menangis.
***
Bayi yang dikandung Nania tidak juga mau keluar. Sudah lewat dua minggu dari waktunya.
“Plasenta kamu sudah berbintik-bintik. Sudah tua, Nania. Harus segera dikeluarkan!”
Mula-mula dokter kandungan langganan Nania memasukkan sejenis obat ke dalam rahim Nania. Obat itu akan menimbulkan kontraksi hebat hingga perempuan itu merasakan sakit yang teramat sangat. Jika semuanya normal, hanya dalam hitungan jam, mereka akan segera melihat si kecil.
Rafli tidak beranjak dari sisi tempat tidur Nania di rumah sakit. Hanya waktu-waktu shalat lelaki itu meninggalkannya sebentar ke kamar mandi, dan menunaikan shalat di sisi tempat tidur. Sementara kakak-kakak serta orangtua Nania belum satu pun yang datang.
Anehnya, meski obat kedua sudah dimasukkan, delapan jam setelah obat pertama, Nania tak menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan. Rasa sakit dan melilit sudah dirasakan Nania per lima menit, lalu tiga menit. Tapi pembukaan berjalan lambat sekali.
“Baru pembukaan satu.”
“Belum ada perubahan, Bu.”
“Sudah bertambah sedikit,” kata seorang suster empat jam kemudian menyemaikan harapan.
“Sekarang pembukaan satu lebih sedikit.”
Nania dan Rafli berpandangan. Mereka sepakat suster terakhir yang memeriksa memiliki sense of humor yang tinggi.
Tigapuluh jam berlalu. Nania baru pembukaan dua. Ketika pembukaan pecah, didahului keluarnya darah, mereka terlonjak bahagia sebab dulu-dulu kelahiran akan mengikuti setelah ketuban pecah. Perkiraan mereka meleset.
“Masih pembukaan dua, Pak!”
Rafli tercengang. Cemas. Nania tak bisa menghibur karena rasa sakit yang sudah tak sanggup lagi ditanggungnya. Kondisi perempuan itu makin payah. Sejak pagi tak sesuap nasi pun bisa ditelannya.
“Bang?”
Rafli termangu. Iba hatinya melihat sang istri memperjuangkan dua kehidupan.
“Dokter?”
“Kita operasi, Nia. Bayinya mungkin terlilit tali pusar.”
Mungkin?
Rafli dan Nania berpandangan. Kenapa tidak dari tadi kalau begitu? Bagaimana jika terlambat?
Mereka berpandangan, Nania berusaha mengusir kekhawatiran. Ia senang karena Rafli tidak melepaskan genggaman tangannya hingga ke pintu kamar operasi. Ia tak suka merasa sendiri lebih awal.
Pembiusan dilakukan, Nania digiring ke ruangan serba putih. Sebuah sekat ditaruh di perutnya hingga dia tidak bisa menyaksikan ketrampilan dokter-dokter itu. Sebuah lagu dimainkan. Nania merasa berada dalam perahu yang diguncang ombak. Berayun-ayun. Kesadarannya naik-turun. Terakhir, telinga perempuan itu sempat menangkap teriakan-teriakan di sekitarnya, dan langkah-langkah cepat yang bergerak, sebelum kemudian dia tak sadarkan diri.
Kepanikan ada di udara. Bahkan dari luar Rafli bisa menciumnya. Bibir lelaki itu tak berhenti melafalkan zikir.
Seorang dokter keluar, Rafli dan keluarga Nania mendekat.
“Pendarahan hebat.”
Rafli membayangkan sebuah sumber air yang meluap, berwarna merah.
Ada varises di mulut rahim yang tidak terdeteksi dan entah bagaimana pecah!
Bayi mereka selamat, tapi Nania dalam kondisi kritis.
Mama Nania yang baru tiba, menangis. Papa termangu lama sekali. Saudara-saudara Nania menyimpan isak, sambil menenangkan orangtua mereka.
Rafli seperti berada dalam atmosfer yang berbeda. Lelaki itu tercenung beberapa saat, ada rasa cemas yang mengalir di pembuluh-pembuluh darahnya dan tak bisa dihentikan, menyebar dan meluas cepat seperti kanker.
Setelah itu adalah hari-hari penuh doa bagi Nania.
***
Sudah seminggu lebih Nania koma. Selama itu Rafli bolak-balik dari kediamannya ke rumah sakit. Ia harus membagi perhatian bagi Nania dan juga anak-anak. Terutama anggota keluarganya yang baru, si kecil. Bayi itu sungguh menakjubkan, fisiknya sangat kuat, juga daya hisapnya. Tidak sampai empat hari, mereka sudah boleh membawanya pulang.
Mama, Papa, dan ketiga saudara Nania terkadang ikut menunggui Nania di rumah sakit, sesekali mereka ke rumah dan melihat perkembangan si kecil. Walau tak banyak, mulai terjadi percakapan antara pihak keluarga Nania dengan Rafli.
Lelaki itu sungguh luar biasa. Ia nyaris tak pernah meninggalkan rumah sakit, kecuali untuk melihat anak-anak di rumah. Syukurnya pihak perusahaan tempat Rafli bekerja mengerti dan memberikan izin penuh. Toh, dedikasi Rafli terhadap kantor tidak perlu diragukan.
Begitulah Rafli menjaga Nania siang dan malam. Dibawanya sebuah Quran kecil, dibacakannya dekat telinga Nania yang terbaring di ruang ICU. Kadang perawat dan pengunjung lain yang kebetulan menjenguk sanak famili mereka, melihat lelaki dengan penampilan sederhana itu bercakap-cakap dan bercanda mesra.
Rafli percaya meskipun tidak mendengar, Nania bisa merasakan kehadirannya.
“Nania, bangun, Cinta?”
Kata-kata itu dibisikkannya berulang-ulang sambil mencium tangan, pipi dan kening istrinya yang cantik.
Ketika sepuluh hari berlalu, dan pihak keluarga mulai pesimis dan berfikir untuk pasrah, Rafli masih berjuang. Datang setiap hari ke rumah sakit, mengaji dekat Nania sambil menggenggam tangan istrinya mesra. Kadang lelaki itu membawakan buku-buku kesukaan Nania ke rumah sakit dan membacanya dengan suara pelan. Memberikan tambahan di bagian ini dan itu. Sambil tak bosan-bosannya berbisik,
“Nania, bangun, Cinta?”
Malam-malam penantian dilewatkan Rafli dalam sujud dan permohonan. Asalkan Nania sadar, yang lain tak jadi soal. Asalkan dia bisa melihat lagi cahaya di mata kekasihnya, senyum di bibir Nania, semua yang menjadi sumber semangat bagi orang-orang di sekitarnya, bagi Rafli.
Rumah mereka tak sama tanpa kehadiran Nania. Anak-anak merindukan ibunya. Di luar itu Rafli tak memedulikan yang lain, tidak wajahnya yang lama tak bercukur, atau badannya yang semakin kurus akibat sering lupa makan.
Ia ingin melihat Nania lagi dan semua antusias perempuan itu di mata, gerak bibir, kernyitan kening, serta gerakan-gerakan kecil lain di wajahnya yang cantik. Nania sudah tidur terlalu lama.
Pada hari ketigapuluh tujuh doa Rafli terjawab. Nania sadar dan wajah penat Rafli adalah yang pertama ditangkap matanya.
Seakan telah begitu lama. Rafli menangis, menggenggam tangan Nania dan mendekapkannya ke dadanya, mengucapkan syukur berulang-ulang dengan airmata yang meleleh.
Asalkan Nania sadar, semua tak penting lagi.
Rafli membuktikan kata-kata yang diucapkannya beratus kali dalam doa. Lelaki biasa itu tak pernah lelah merawat Nania selama sebelas tahun terakhir. Memandikan dan menyuapi Nania, lalu mengantar anak-anak ke sekolah satu per satu. Setiap sore setelah pulang kantor, lelaki itu cepat-cepat menuju rumah dan menggendong Nania ke teras, melihat senja datang sambil memangku Nania seperti remaja belasan tahun yang sedang jatuh cinta.
Ketika malam Rafli mendandani Nania agar cantik sebelum tidur. Membersihkan wajah pucat perempuan cantik itu, memakaikannya gaun tidur. Ia ingin Nania selalu merasa cantik. Meski seringkali Nania mengatakan itu tak perlu. Bagaimana bisa merasa cantik dalam keadaan lumpuh?
Tapi Rafli dengan upayanya yang terus-menerus dan tak kenal lelah selalu meyakinkan Nania, membuatnya pelan-pelan percaya bahwa dialah perempuan paling cantik dan sempurna di dunia. Setidaknya di mata Rafli.
Setiap hari Minggu Rafli mengajak mereka sekeluarga jalan-jalan keluar. Selama itu pula dia selalu menyertakan Nania. Belanja, makan di restoran, nonton bioskop, rekreasi ke manapun Nania harus ikut. Anak-anak, seperti juga Rafli, melakukan hal yang sama, selalu melibatkan Nania. Begitu bertahun-tahun.
Awalnya tentu Nania sempat merasa risih dengan pandangan orang-orang di sekitarnya. Mereka semua yang menatapnya iba, lebih-lebih pada Rafli yang berkeringat mendorong kursi roda Nania ke sana kemari. Masih dengan senyum hangat di antara wajahnya yang bermanik keringat.
Lalu berangsur Nania menyadari, mereka, orang-orang yang ditemuinya di jalan, juga tetangga-tetangga, sahabat, dan teman-teman Nania tak puas hanya memberi pandangan iba, namun juga mengomentari, mengoceh, semua berbisik-bisik.
“Baik banget suaminya!”
“Lelaki lain mungkin sudah cari perempuan kedua!”
“Nania beruntung!”
“Ya, memiliki seseorang yang menerima dia apa adanya.”
“Tidak, tidak cuma menerima apa adanya, kalian lihat bagaimana suaminya memandang penuh cinta. Sedikit pun tak pernah bermuka masam!”
Bisik-bisik serupa juga lahir dari kakaknya yang tiga orang, Papa dan Mama.
Bisik-bisik yang serupa dengungan dan sempat membuat Nania makin frustrasi, merasa tak berani, merasa?
Tapi dia salah. Sangat salah. Nania menyadari itu kemudian. Orang-orang di luar mereka memang tetap berbisik-bisik, barangkali selamanya akan selalu begitu. Hanya saja, bukankah bisik-bisik itu kini berbeda bunyi?
Dari teras Nania menyaksikan anak-anaknya bermain basket dengan ayah mereka. Sesekali perempuan itu ikut tergelak melihat kocak permainan.
Ya. Duapuluh dua tahun pernikahan. Nania menghitung-hitung semua, anak-anak yang beranjak dewasa, rumah besar yang mereka tempati, kehidupan yang lebih dari yang bisa dia syukuri. Meski tubuhnya tak berfungsi sempurna. Meski kecantikannya tak lagi sama karena usia, meski karir telah direbut takdir dari tangannya.
Waktu telah membuktikan segalanya. Cinta luar biasa dari laki-laki biasa yang tak pernah berubah, untuk Nania.
- Karya Asma Nadia dari kumpulan cerpen Cinta Laki-laki Biasa -
Semoga bermanfaat dan Penuh Kebarokahan dari Allah
Langganan:
Postingan (Atom)


















